Keamanan Komunikasi Data - Teknik Komputer Jaringan
Materi: Keamanan Komunikasi Data
Kelas : 12 TKJ
Dibuat Oleh : Albert Richardo
- Keamananan Komunikasi Data -
Pada pembahasan kali ini saya akan membahas tentang Keamanan Komunikasi data, dan semoga ini Bisa mengerti dan mempelajarin Tentang materi tersebut...
Part I (Komunikasi Data)-
Sebuah proses pengiriman dan penerimaan data dari 2 komputer yang terhubung dalam sebuah jaringan, baik jaringan lokal maupun jaringan yang lebih luas yaitu Internet, Komunikasi Data antara dua komputer dilakukan dengan menggunakan protokol.
Protokol adalah aturan aturan yang membuat dua buah komputer saling mengerti satu sama lain. Protokol dapat juga disebut bahasa komunikasi Komputer.
Dalam Komunikasi data, Komputer menggunakan protokol protokol komunikasi data. Protokol tersebut bekerjasama untuk menangani proses pengiriman data. Tiap protokol akan menambahkan informasi kepada tiap paket data, sebelum meneruskan paket data tersebut ke layar di bawahnya. Informasi yang ditambahkan disebut header yang berfungsi untuk mengontrol pengiriman dan penerimaan data agar berjalan dengan baik, ( encapsulation ).
Komponen Komunikasi Data
- Pengirim adalah piranti yang mengirimkan data, berupa komputer, alat lainnya seperti handphone, video kamera, dan lainnya yang sejenis.
- Penerima, adalah piranti yang menerima data, juga bisa berupa komputer, alat lainnya seperti handphone, video kamera, dan lainnya yang sejenis.
- Pesan / Data, adalah informasi yang akan dipindahkan bisa berupa apa saja, teks, angka,gambar, suara, video, atau kombinasi dari semuanya.
- Media pengiriman, adalah media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data, bisa berupa kabel twisted pair, kabel coaxial, optical fiber, dan wireless
- Protokol, adalah aturan-aturan yang harus disepakati oleh dua atau lebih alat untuk dapat saling berkomunikasi. Tanpa protocol, dua alat atau lebih mungkin saja bisa saling terhubung tetapi tidak dapat saling berkomunikasi, sehingga message yang dikirim tidak dapat diterima oleh alat yang dituju.
Aspek keamanan komunikasi data terdiri dari:
- Authentication, memberi jaminan bahwa semua pelaku dalam komunikasi adalah otentik atau mereka yang dapat di-klaim
- Integrity, aspek yang menjamin bahwa data tidak dirubah tanpa ada ijin fihak yang berwenang (authorized), menjaga keakuratan dan keutuhan data serta metode prosesnya untuk menjamin aspek integrity ini.
- Privacy and Confidentiality, aspek yang menjamin kerahasiaan data atau informasi, memastikan bahwa informasi hanya dapat diakses oleh orang yang berwenang dan menjamin kerahasiaan data yang dikirim, diterima dan disimpan.
- Non-repudiation atau nir penyangkalan adalah usaha untuk mencegah terjadinya penyangkalan terhadap pengiriman/terciptanya suatu informasi oleh yang mengirimkan/membuat. Non-repudiation menyediakan metode untuk menjamin bahwa tidak terjadi kesalahan dalam melakukan klaim terhadap pihak yang melakukan transaksi
- Availibility, aspek yang menjamin bahwa data akan tersedia saat dibutuhkan, memastikan user yang berhak dapat menggunakan data dan perangkat terkait
Part II (Keamanan Data Dalam Jaringan)-
Menjaga keamanan data data pada saat data tersebut diterima dan pada saat data tersebut telah disimpan di jaringan komputer, maka dikembangkan beberapa teknik pengamanan data adalah:- (internet Firewall ) -
berfungsi untuk mencegah akses dari pihak luar ke sistem Internal. Dengan demikian data data yang berada di dalam jaringan komputer tidak dapat di akses oleh pihak luar. Firewall bekerja dengan dua cara apa saja? Simak berikut :- Firewall filter dengan menyaring komunikasi agar terjadi seperlunya saja, hanya aplikasi tertentu yang bisa lewat.
- Firewall proxy dengan mengizinkan pemakai dari dalam untuk mengakses internet seluas luasnya, namun dari luar internet hanya dapat mengakses satu komputer tertentu.
- (Kriptografi)-
Seni menyandikan data. Data yang akan disalin, disandikan terlebih dahulu sebelum dikirim melalui Internet. Data disandikan agar orang yang menyadap tidak mengetahui artinya. Ada dua prosedur dalam Kriptografi, Simak berikut :- Proses enkripsi adalah proses mengubah data asli menjadi data sandi.
- Proses dekripsi adalah proses mengembalikan data sandi menjadi data asli.
- (Secure Socket Layer (SSL)Jalur pengiriman data lewat Internet melalui banyak transisi dan dikuasai oleh banyak orang. Hal ini menyebabkan pengiriman data melalui internet rawan oleh penyadapan. Oleh karena itu, browser dilengkapi dengan secure socket layer yang berfungsi untuk menyajikan data. Dengan cara ini komputer komputer yang digunakan (komputer pengirim dan penerima) tidak dapat lagi membaca data.
- Orang yang diam-diam mempelajari sistem dengan maksud jahat.
- Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem yang biasanya sukar dimengerti untuk kemudian mengelolanya dan men-share hasil uji cobanya
- Cracker/Hacker merusak sistem.
- Bisa mengakses dan masuk jaringan tanpa nama dan password.
- Merusak, mengubah, dan mencuri data.
- Mengambil alih sistem.
- Sistem hang, gagal bekerja, reboot, atau sistem dalam keadaan tidak bisa dioperasikan.
- Sniffing : memonitor proses yang sedang berlangsung.
- Spoofing : meniru dan menimpa IP adress, dan berpura-pura menjadi user untuk mencuri username beserta password.
- Remote attack menggunakan software tertentu untuk mengedalikan komputer target.
- Menanam keylogger.
- Megirim fishing (fake email) ,Fake Website
- Packet replay
- Menanam virus, worm, malware, spyware pada software, file gambar, mp3
- Sebuah SQL injection
- Bom logika
- Membuat back door sehingga bisa memasuki sistem tanpa autentifikasi
- Kelemahan perangkat keras komputer
- Kelemahan sistem operasi jaringan
- Kelemahan sistem jaringan komunikasi
- Pencurian perangkat keras komputer atau perangkat jaringan
- Kerusakan pada komputer dan perangkat komunikasi jaringan
- Wiretapping
- Membuat back-up data
- Autentikasi
- Enskripsi data
- User name dan password
- Sidik Jari
- Scan Wajah
- Scan retina
- Tanda tangan digital/digital sign
- Menjawab beberapa pertanyaan yang sifatnya pribadi
- Kerahasiaan (confidentially/privacy)
- Integritas data (data integrity), aspek yang berhubungan dengan penjagaan dari perubahan data secara tidak sah.
- Autentikasi (authentication), adalah aspek yang berhubungan dengan identifikasi atau pengenalan
- Non-Repudiation, usaha untuk mencegah terjadinya penyangkalan terhadap pengiriman suatu informasi oleh yang mengirimkan
- Serangan pasif, adalah serangan dimana penyerang hanya memonitor saluran komunikasi. Penyerang pasif hanya mengancam kerahasiaan data.
- Serangan aktif, adalah serangan dimana penyerang mencoba untuk menghapus, menambahkan, atau dengan cara yang lain mengubah transmisi pada jalur komunikasi. Penyerang aktif akan mengancam integritas data dan otentikasi, juga kerahasiaan.
- Ciphertext Only Attack,kriptoanalis hanya tahu beberapa chiperteks tanpa tahu kunci deskripsi dan plainteks.
- Known Plaintext Attack, kriptoanalis mengetahui seluruh chiperteks dan sedikit plainteks tapi tidak tahu kunci deskripsi
- Choosen Plaintext Attack, kriptoanalis mengetahui seluruh chiperteks dan plainteks. Dia tinggal menebak kunci deskripsi
- Adaptive Choosen Plaintext Attack, kriptoanalis mengetahui keduanya dan dapat memodifikasinya.
- Choosen Ciphertext Attack, Kriptoanalis dapat memilih cipherteks yang berbeda untuk didekripsi dan mempunyai akses terhadap plainteks yang dienkripsi.

Komentar
Posting Komentar